Breaking News
Loading...

New Design

Gallery

Post By Leable List

Recent Post

Monday, August 17, 2020
no image

LIPI Lakukan UJi Klinis Kandidat Suplemen Herbal COVID-19 oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar LIPI Lakukan UJi Klinis Kandidat Suplemen Herbal COVID-19, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama beberapa perhimpunan dokter sedang melakukan uji klinis pada imunomodulator berupa suplemen herbal untuk penanganan pasien COVID-19. Imunomodulator adalah zat yang dapat memengaruhi sistem imun tubuh (memperkuat atau menekan imun agar tidak bereaksi berlebihan).

Uji klinis ini dilakukan terhadap 90 pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Pengujian suplemen hanyalah satu dari sekian ratus upaya yang tengah dilakukan para ilmuwan untuk melawan Coronavirus penyebab COVID-19. Bagaimana proses dan progres uji klinis suplemen herbal ini di Indonesia? 

Kandidat suplemen herbal COVID-19 

imunomodulator covid-19

Saat ini, kandidat imunomodulator berupa suplemen herbal COVID-19 sedang dalam proses pengetesan terhadap pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet.

"Ini bukan obat yang membunuh virus dalam tubuh, tapi imunomodulator yang fungsinya sama dengan suplemen sebagai peningkat sistem imun untuk membantu melawan virus," jelas Dr. Masteria Yunovilsa Putra kepada Hello Sehat, Jumat (7/8). Masteria adalah dokter di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI selaku Koordinator Kegiatan Uji Klinis Kandidat Immunomodulator 

Saat tubuh terserang virus, sistem kekebalan atau sistem imun menjadi yang pertama dalam melawan virus tersebut. Tubuh yang sakit karena terserang virus menandakan perlawanan yang diberikan sistem imun tubuh telah kalah. Saat inilah imunomodulator berperan mengembalikan kekuatan kekebalan tubuh agar bisa kembali melawan serangan virus. 

Imunomodulator herbal COVID-19 yang sedang dalam proses uji klinis ini adalah kombinasi dua produk jadi yang telah beredar di masyarakat. Kedua imunomodulator ini sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai obat herbal terstandar. 

Masteria tidak menyebut merek edarnya, namun ia menjelaskan kandungan herbal dari calon imunomodulator COVID-19 ini. Pertama, suplemen herbal dengan bahan dasar Cordyceps militaris yakni jenis tumbuhan jamur yang memiliki senyawa aktif untuk mengatasi sesak nafas. Kedua, suplemen berasal dari rimpang jahe, meniran, sambiloto, dan daun sembung. 

"Sekarang kami mau mengklaimnya sebagai imunomodulator suplemen COVID-19. Itukan klaim khusus, jadinya harus diujikan," kata Masteria.

Uji klinis imunomodulator herbal pada 90 pasien infeksi Coronavirus

pasien covid-19 mendapatkan uji klinis imunomodulator suplemen covid-19 dari LIPI

Pasien yang menjadi peserta uji adalah pasien COVID-19 berusia 18-50 tahun dengan gejala ringan dan tanpa penyakit penyerta. 

Dari total 90 orang peserta, 72 diantaranya telah selesai diuji pada awal Agustus ini. Peneliti mengatakan seluruh rangkaian uji klinis selesai pada Sabtu (15/8). 

Riset terhadap kandidat imunomodulator COVID-19 ini dilakukan sejak awal Maret oleh tim peneliti LIPI, Universitas Gadjah Mada, dan PT. Kalbe Farma Tbk. 

Para peneliti melakukan kajian ilmiah terhadap bahan herbal asli Indonesia yang memiliki bahan aktif untuk meningkatkan sistem kekebalan.

Setelah menentukan dan memilih dua kombinasi suplemen herbal, tim peneliti memilih Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet sebagai lokasi uji. Hal ini karena kriteria inklusi pasien yang dirawat di sana sesuai dengan sasaran uji. 

Dalam proses uji klinis ini, penelitian terdiri dari tim peneliti LIPI, Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, dan tim dokter Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran.

"Kami harap imunomodulator ini nantinya bukan hanya untuk pasien COVID-19 tapi juga bisa beredar di masyarakat sebagai peningkat imun dan pencegahan COVID-19," ucap Masteria terkait harapannya atas suplemen herbal ini.  

Itulah tadi informasi mengenai LIPI Lakukan UJi Klinis Kandidat Suplemen Herbal COVID-19 dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, August 12, 2020
no image

Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki tubuh yang bugar hingga lanjut usia merupakan harapan dan impian sebagian besar orang. Seiring dengan bertambahnya usia, perubahan pada fungsi dan ketahanan tubuh sepertinya sulit untuk dihindari, tetapi hal ini sebenarnya dapat diantisipasi. Salah satu kunci agar bisa lansia tetap bugar adalah dengan menjalani dan menikmati hidup dalam jalur yang tepat yaitu dengan gaya hidup sehat.

Kebugaran penting agar lansia agar bisa menikmati hidup

Dikutip dari jurnal yang diterbitkan tahun 2019, "Kesehatan merupakan bagian paling penting dari sebuah kualitas hidup, sisanya hanya sebagai tambahan saja."

Anggapan kesehatan untuk lansia biasanya ditentukan dari kebugaran dan kemampuan untuk tetap aktif atau dari gangguan kesehatan fisik, mental, dan kemampuan kognitif. Oleh karena itu, kebugaran merupakan kunci utama bagi lansia agar dapat menikmati hidup.

Kebugaran berhubungan erat dengan kondisi fisik yang prima. Beberapa hal yang bisa menggambarkan tubuh yang bugar seperti tulang yang kuat, stamina tetap terjaga, hingga tidak memiliki masalah persendian yang dapat membatasi ruang gerak.

Dengan kondisi fisik yang masih bugar di usia lanjut, Anda dapat lebih banyak melakukan berbagai kegiatan tanpa mengalami masalah kesehatan. Misalnya, lansia dapat menghabiskan waktu dengan berlibur, bermain dengan keluarga, dan menggeluti hobi yang digemari. Hal tersebut termasuk cara untuk menikmati hidup.

Selain itu, kesehatan mental berperan juga dalam kesehatan dan kebugaran lansia. Dilansir dari Mental Health America, kebahagian merupakan bagian penting dari kesehatan. Kesehatan mental yang terganggu dapat mudah menyebabkan stres, depresi, dan gangguan mental lain. Jika dialami dalam jangka panjang, gangguan jiwa ini merupakan salah satu faktor risiko dari berbagai jenis penyakit, misalnya jantung, obesitas, dan gangguan pencernaan.

Orang yang bahagia tak hanya dapat menikmati hidup, tetapi juga dapat memperpanjang umur. Hal ini dibuktikan oleh jurnal terbitan U.S. National Library of Medicine tahun 2015 berjudul Social Science & Medicine. 

Penelitian ini menemukan, kelompok yang dilaporkan "sangat bahagia" memiliki risiko kematian paling rendah. Jumlah ini lebih rendah 6% dibanding kelompok yang "cukup bahagia" dan 14% lebih rendah dari yang "tidak bahagia."

Saat berbahagia, lansia akan lebih bersemangat melakukan berbagai aktivitas. Hal ini, secara langsung dan tidak langsung, dapat membantu meningkatkan kebugaran karena mereka tetap aktif bergerak dan mengurangi risiko gangguan kesehatan. Lansia pun dapat menjalani hari yang menyenangkan.

Apa yang dapat dilakukan lansia agar dapat menikmati hidup dan tetap bugar?

Lansia perlu menerapkan gaya hidup sehat yang mencakup kondisi kesehatan fisik dan mental. Untuk menerapkan hal ini, berikut beberapa cara dan tips yang diharapkan dapat membantu lansia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Memiliki hobi dan lingkungan terdekat yang nyaman

Situasi di tengah Pandemi Covid-19 mengharuskan semua orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Saat ini penting bagi lansia untuk mencari dan melakukan berbagai kegiatan yang digemari atau hobi agar tetap menstimulasi otak untuk bekerja. Beberapa kegiatan untuk menghabiskan waktu di rumah, seperti mulai berkebun, olahraga ringan dengan berjalan kaki, dan melukis.

Bahkan, penelitian menunjukkan dengan memiliki hewan peliharaan pun dapat membantu meningkatkan kebahagiaan. Lansia dapat memelihara kucing atau burung kenari yang mudah dirawat. Selain itu, lingkungan sekitar rumah yang menyenangkan dan nyaman tak kalah penting. 

Memperhatikan asupan makanan

Menikmati hidup bukan berarti dapat makan dengan seenaknya. Hal sebenarnya berlaku untuk semua kalangan usia, tetapi ditekankan untuk lansia.

Pola makan sehat artinya mengonsumsi makanan seimbang. Dilansir dari laman resmi U.S. Department of Health and Human Services, berikut beberapa tips dalam mengatur asupan makanan.

  • Mengutamakan makanan tinggi serat seperti roti gandum, sayuran hijau pekat (seperti bayam dan brokoli), serta buah-buahan.
  • Mengurangi atau menghindari gorengan. Pilih hidangan yang diolah dengan cara dipanggang, kukus, atau rebus.
  • Menambah asupan pelengkap nutrisi seperti susu fortifikasi. Pilih susu yang memiliki kandungan lengkap misalnya seperti vitamin D, prebiotik dan probiotik, kalsium serta protein–terutama yang bermanfaat bagi lansia yaitu protein whey.
  • Pastikan untuk selalu menjaga kadar air dalam tubuh.

Rutin bergerak dan beraktivitas fisik

Berbagai manfaat kesehatan dari rutin beraktivitas fisik adalah:

  • Membantu meningkatkan kualitas tidur,
  • Meningkatkan selera makan
  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Meningkatkan kebugaran, kekuatan, dan keseimbangan tubuh.

Jika sudah lama tidak olahraga, mulai dengan latihan atau gerakan ringan dan berangsur menambah tingkat kesulitan setiap kali berolahraga.

Australian Physical Activity Guidelines mendorong lansia untuk melakukan olahraga dengan intensitas sedang setidaknya 30 menit setiap hari. Tidak perlu langsung berolahraga selama 30 menit, lakukan secara bertahap seperti tiga kali sehari selama 10 menit. Jenis olahraga yang dapat dilakukan lansia seperti jalan santai, bersepeda, senam, atau jogging.

Lansia perlu menikmati gaya hidup sehat agar tubuh tetap bugar. Asupan makanan bergizi, kesehatan mental, dan fisik merupakan kunci utama. Kondisi fisik yang bugar berdampak positif pada kesehatan karena mampu menurunkan berbagai risiko kesehatan dan dapat memperpanjang usia.

Itulah tadi informasi mengenai Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Thursday, August 6, 2020
no image

Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Mencegah infeksi saluran kemih atau ISK tentu dapat dilakukan dengan cara mudah dan murah dibandingkan harus mengobatinya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan gaya hidup sehat. Beberapa makanan, seperti buah cranberry, juga dapat membantu Anda untuk menghindari dampak lanjut yang lebih buruk dari ISK.

Cara mudah mencegah infeksi saluran kemih

Ada beberapa kebiasaan yang tanpa Anda sadari dapat meningkatkan risiko ISK seperti sering menahan buang air kecil dapat memperbesar kemungkinan perkembangan bakteri penyebab ISK. Selain itu, membersihkan organ intim asal-asalan juga berperan dalam penyebaran bakteri sehingga berdampak pada ISK.

Bila tidak ingin infeksi saluran kencing terjadi, beberapa cara berikut dapat membantu Anda untuk mencegah infeksi saluran kemih.

1. Minum banyak air putih

Selain menghindarkan Anda dari dehidrasi, minum 8 gelas air putih setiap hari juga menjadi salah satu cara mudah untuk mencegah perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Minum banyak air akan “membilas” saluran kandung kemih dan mengeluarkannya melalui urine. Dengan begitu, peluang bakteri untuk menempel dan berkembang biak pada dinding saluran kemih akan lebih kecil dan Anda terhindar dari ISK.

Minum air putih juga baik untuk Anda yang sering terkena ISK berulang kali. Hal ini dikatakan oleh peneliti University of Miami Miller School of Medicine, Dr. Thomas M. Hooton, bahwa memenuhi kebutuhan cairan akan menghindari Anda dari risiko infeksi saluran kemih yang kambuh lagi.

2. Tidak menahan buang air kecil

merinding saat buang air kecil

Menahan buang air kecil memang menjadi salah satu penyebab Anda mengalami ISK. Itu sebabnya, tidak menunda waktu buang air kecil merupakan cara mudah untuk mencegah infeksi saluran kemih.

Kebiasaan menunda buang air kecil akan membuat bakteri lebih tertahan lebih lama bersama urine di kandung kemih. Penumpukan ini memungkinkan bakteri berkembang dan menginfeksi saluran kemih.

Nah, buang air kecil berfungsi untuk membersihkan saluran kemih dari bakteri dan dapat mengurangi risiko infeksi. Buang air kecil juga sekaligus membuang limbah hasil metabolisme tubuh yang tidak dibutuhkan.

3. Buang air kecil sebelum dan sesudah seks

Berhubungan seks bisa menjadi salah satu awal mula terjadinya infeksi saluran kemih. Saat penetrasi, penis atau jari dapat mendorong bakteri dari luar vagina untuk masuk ke dalam uretra lalu menjalar ke kandung kemih.

Dengan alasan inilah Anda terutama wanita sangat dianjurkan untuk buang air kecil sebelum dan sesudah bercinta untuk mencegah adanya infeksi pada saluran kemih. Tanpa buang air kecil, bakteri yang baru masuk akan berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Hindari juga menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom yang mengandung spermisida. Spermisida adalah zat yang berfungsi untuk membunuh sel sperma. Apermisida memberi dampak pada pH vagina yang akan meningkatkan risiko penyakit.

Jika Anda mengalami masalah seperti vagina yang kering, Anda bisa menggunakan lubrikan yang berbahan dasar air. Sebelumnya, konsultasikan dahulu ke dokter mengenai alat kontrasepsi yang aman dan cocok.

4. Membersihkan anus dan area genital dengan tepat

bakteri vagina cegah hiv

Selama ini, apakah Anda sudah membersihkan anus setelah BAB dengan tepat? Seperti diketahui, penyebab ISK adalah menyebarnya bakteri E. coli dari anus ke saluran kemih uretra.

Itu sebabnya, cara membilasnya perlu Anda perhatikan dengan benar. Bilaslah anus dengan arah dari depan ke belakang sebagai cara mencegah infeksi saluran kemih. Hal ini untuk mencegah bakteri E. coli pindah dan masuk ke uretra.

Tidak hanya setelah buang air besar, Anda perlu membersihkan area genital usai melakukan hubungan intim. Gunakanlah air hangat untuk membersihkan vagina. Anda juga bisa memakai sabun, asalkan tidak mengandung wewangian. Cara ini bisa menghindari terjadinya peradangan akibat infeksi pada uretra.

5. Senantiasa menjaga kebersihan area kemaluan

Selain membilas area genital dengan tepat, Anda juga harus menjaga kebersihan area genital demi mencegah infeksi saluran kemih, terutama bagi wanita. Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita karena uretra yang lebih pendek dibandingkan pria membuat bakteri lebih cepat masuk.

Ketika menstruasi, gantilah pembalut atau tampon setiap 4-6 jam sekali agar tidak menimbulkan bau dan infeksi dari bakteri. Selain itu, hindari juga pemakaian sabun kewanitaan karena produk ini malah akan membuat pH vagina tidak seimbang sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan ragi (jamur).

Anda juga sebaiknya tidak melakukan douching, sebuah teknik membersihkan bagian dalam vagina dengan menyemprotkan cairan pembersih. Cara membersihkan seperti ini bisa membuat vagina lebih rentan terhadap infeksi.

6. Konsumsi suplemen cranberry

cranberry mencegah infeksi saluran kemih

Ekstrak cranberry juga dapat membantu Anda mencegah infeksi saluran kemih dengan lebih optimal. Dalam sebuah penelitian, buah cranberry terbukti mampu mencegah ISK. Kandungan senyawa polifenol unik yaitu Proanthocyanidins tipe A diketahui dapat melawan bakteri E. coli penyebab ISK.

Senyawa tersebut dapat secara efektif menghalangi bakteri menempel pada jaringan saluran kemih. Antioksidan dalam buah cranberry juga dapat mencegah peradangan akibat infeksi.

7. Pakai celana dalam yang menyerap keringat

Opsi celana dalam juga memegang peran penting dalam mencegah infeksi saluran kemih. Pilihlah celana dalam berbahan katun untuk memberikan ruang sirkulasi udara pada area organ intim.

Pemakaian celana dalam yang berbahan kain sintetis cenderung membuat area organ intim lembap sehingga memudahkan bakteri berkembang yang berpotensi menginfeksi saluran kemih.

Selain itu, jika celana dalam yang dipakai sudah terasa sempit atau ketat, segera ganti dengan yang lebih longgar. Celana dalam terlalu ketat akan menimbulkan kondisi vagina dan pantat yang lembab. Kelembaban inilah yang nantinya menjadi tempat ideal jamur dan bakteri untuk berkembang biak lalu memicu iritasi.

Bisakah mencegah infeksi saluran kemih dengan suntik vaksin?

vaksin pneumonia

Seperti penyakit infeksi pada umumnya, penderita penyakit infeksi saluran kemih harus menjalani pengobatan dengan minum antibiotik. Sayangnya, ada beberapa bakteri penyebab ISK yang telah resisten (kebal) sehingga tak bisa diatasi dengan antibiotik.

Maka dari itu, hal yang lebih ditekankan adalah melakukan segala pencegahan agar tidak terkena penyakit. Selain menerapkan kebiasaan sehat dan bersih, vaksin disebut-sebut dapat menjadi salah satu cara mencegah infeksi saluran kemih.

Vaksin sendiri telah lama digunakan sebagai langkah memberi perlindungan tambahan untuk tubuh dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya. Sequioa Sciences, sebuah perusahaan farmasi yang bergelut dalam penemuan dan pengembangan obat-obatan pun melakukan penelitian khusus untuk persoalan ini.

Ditemukanlah vaksin FIMCH, sebuah vaksin antigen spesifik yang terbuat dari protein adhesi batkeri FimH. Vaksin ini diharapkan dapat membunuh bakteri E. coli penyebab utama ISK pada saluran kemih.

Uji klinis dilakukan pada 67 wanita dengan 30 orang di antaranya memiliki riwayat ISK berulang. Meski kebanyakan menunjukkan respons positif, sayangnya efektivitas vaksin ini belum bisa ditetapkan dan masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Vaksin tersebut belum tersedia secara komersial. Itu artinya sampai saat ini Anda harus melakukan melakukan gaya hidup sehat sendiri untuk menjaga kebersihan harian area genital Anda.

Itulah tadi informasi mengenai Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.xyz dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tuesday, July 28, 2020
no image

Vaksin Hepatitis A pada Anak, Ini Manfaat dan Jadwalnya oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Vaksin Hepatitis A pada Anak, Ini Manfaat dan Jadwalnya oleh - layanandokter.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Imunisasi pada anak sangat penting untuk mencegah penularan penyakit sejak dini. Jenis imunisasi yang harus diberikan pada si kecil juga sangat banyak, salah satunya vaksin hepatitis A. Seberapa penting vaksin ini? Apakah harus tetap diberikan meski sudah melakukan imunisasi hepatitis B? Berikut penjelasannya.

Apa itu vaksin hepatitis A?

vaksin pcv

Imunisasi hepatitis A adalah cara untuk mencegah infeksi virus penyebab hepatitis A (HAV). Hepatitis A merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang sangat menular. Virus HAV menginfeksi bagian hati secara akut sehingga mengakibatkan peradangan.

Apa perbedaannya dengan hepatitis B? Mengutip dari Mayo Clinic, hepatitis B ditularkan lewat cairan tubuh, seperti darah, air liur, sperma, atau cairan vagina. Ibu yang memiliki hepatitis B akan menularkan kepada bayi di dalam kandungannya.

Sementara itu pada hepatitis A, penyebarannya bisa dengan mudah ditularkan melalui konsumsi makanan dan minuman, melakukan hubungan seksual dengan penderita, atau terpapar feses yang telah mengandung virus hepatitis A.

Perilaku hidup tidak bersih dan sehat seperti jarang mencuci tangan atau tinggal di lingkungan yang tidak higienis juga dapat menjadi faktor risiko seseorang untuk terkena penyakit hepatitis A.

Orang dewasa yang terinfeksi virus hepatitis A biasanya akan mengalami sejumlah gangguan kesehatan seperti merasa kelelahan, demam, mual, muntah-muntah, dan penyakit kuning (jaundice). 

Sebaliknya, anak-anak memang secara umum justru tidak memperlihatkan gejala saat terkena infeksi virus hepatitis A. Namun, tetap menjadi carrier atau pembawa yang dapat menularkan virus. Kondisi ini justru jauh lebih berbahaya karena tidak terdeteksi.

Oleh sebab itu, pemberian imunisasi hepatitis A tidak hanya berdampak positif terhadap kesehatan pribadi saja. Namun juga bisa membasmi wabah penyakit yang merugikan banyak orang.

Bagaimana cara kerja vaksin hepatitis A?

umur berapa anak vaksin HPV

Mengutip dari WHO, ada dua tipe vaksin yang dapat digunakan untuk mencegah infeksi virus hepatitis A. 

Pertama, Live attenuated vaccines, yang khusus diberikan untuk menghentikan wabah hepatitis A di India dan Tiongkok, dan vaksin HAV non-aktif (formaldehyde-inactivated vaccines), yang umum digunakan diberbagai negara lainnya.

Untuk orang dewasa biasanya terdapat vaksin kombinasi yang sekaligus dapat melawan infeksi virus hepatitis A dan B. Pada masing-masing pemberian, dosis imunisasi hepatitis A untuk anak-anak berumur 1 sampai 15 tahun adalah 0.5 ml.

Pada orang dewasa pemberian vaksin hepatitis A juga dilakukan sebanyak dua kali dengan rentang waktu 6 bulan setelah vaksinasi pertama. Dosis yang diberikan adalah 1 ml untuk setiap pemberian vaksin.

Namun untuk orang yang memiliki kondisi kesehatan dengan kekebalan tubuh yang tinggi, mendapatkan satu dosis vaksin sudah cukup efektif untuk menangkal infeksi virus hepatitis A.

Siapa yang membutuhkan vaksin hepatitis A?

Bayi akan divaksin pada jadwal imunisasi bayi

Meskipun strategi pencegahan melalui pemberian imunisasi hepatitis A sudah gencar dilakukan oleh pemerintah atau badan kesehatan internasional WHO, sekelompok orang masih berisiko terjangkit penyakit ini.

Bayi dan anak-anak

Berdasarkan jadwal pemberian imunisasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), anak membutuhkan dua kali penyuntikan vaksin hepatitis A dengan jarak pemberian 6-12 bulan. 

Pemberian imunisasi hepatitis A sudah bisa dilakukan sejak si kecil usia 24 bulan atau dua tahun sampai 18 tahun. Sebagai contoh jeda pemberiannya seperti di bawah ini:

  • Usia 24 bulan untuk suntikan pertama
  • Usia 3 tahun untuk suntikan kedua

Imunisasi Hepatitis A bisa diberikan pada bayi mulai 6 bulan kalau akan bepergian ke tempat yang memiliki kasus hepatitis A yang tinggi. 

Orang dewasa

Pada studi yang dipublikasikan Frontline Medical Communications menunjukkan bahwa orang dewasa termasuk ke dalam kelompok orang yang rentan terhadap paparan virus hepatitis A.

Ini membuat vaksin hepatitis A masih perlu diberikan untuk meredakan epidemi. Berikut beberapa kondisinya:

  • Akan berpergian ke tempat yang mengalami wabah penyakit hepatitis A (vaksin hepatitis A sebaiknya diberikan 2-4 minggu sebelum keberangkatan)
  • Pulang dari tempat yang terjangkit epidemi hepatitis A
  • Memiliki penyakit hati kronis
  • Tinggal bersama orang yang terinfeksi virus hepatitis A
  • Menjalani pengobatan yang menggunakan jarum suntik
  • Menggunakan obat-obatan terlarang
  • Bekerja dalam penelitian virus hepatitis A
  • Merawat atau berinteraksi dengan hewan primata yang terinfeksi

Bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui? Apakah aman melakukan vaksin hepatitis A? Mengutip dari Mother to Baby, ibu hamil dan menyusui tetap bisa mendapatkan imunisasi hepatitis A. 

Vaksin ini tidak berdampak buruk pada proses menyusui dan tidak menyebabkan keguguran pada ibu hamil.

Siapa yang tidak boleh diberikan vaksin hepatitis A?

vaksin hepatitis A

Manfaat imunisasi yaitu menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit hepatitis A. Namun ada beberapa kondisi yang membuat seseorang harus menunda, bahkan tidak boleh diberikan vaksin. 

Memiliki alergi yang mengancam jiwa

Memiliki reaksi alergi kronis yang mengancam keselamatan jiwa. Biasanya reaksi dari alergi akan muncul setelah mendapatkan vaksin hepatitis A. Oleh karena itu, tanyakan terlebih dahulu pada petugas kesehatan komponen apa saja yang terkandung pada vaksin tersebut.

Sakit ringan

Biasanya Anda tetap diperbolehkan mendapatkan vaksin hepatitis A jika mengalami batuk pilek atau merasa tidak enak badan. Namun jika mengalami penyakit parah, misalnya demam tinggi, makan pemberian vaksin dapat ditunda sampai Anda seratus persen pulih.

Apa efek samping vaksin hepatitis A?

vaksin hepatitis A

Seperti obat lainnya, vaksin juga memiliki efek samping meski umumnya ringan. Menurut WHO, imunisasi hepatitis A umumnya bekerja dengan efektif tanpa menimbulkan efek samping berarti, tapi kemungkinan terjadinya reaksi yang berbahaya tetap ada.

Dilansir dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) ada efek samping imunisasi yang mungkin terjadi.

Efek samping ringan yang umum terjadi

Biasanya imunisasi hepatitis A hanya menimbulkan efek samping ringan yang tidak membahayakan, seperti:

  • Kemerahan di area yang disuntik
  • Demam ringan
  • Sakit kepala
  • Kelelahan

Kondisi di atas biasanya timbul segera setelah imunisasi selesai diberikan dan akan hilang sendiri 1-2 hari. Dokter akan menjelaskan reaksi ini lebih detail saat konsultasi.

Efek samping berat yang sangat langka

Pemberian vaksin dapat memicu terjadinya reaksi alergi yang cukup serius, meski sangat jarang terjadi. Rasio kemungkinan 1 diantara 1 juta dosis vaksin yang diberikan, tapi reaksi ini dapat berlangsung dalam beberapa menit saja setelah vaksin diberikan.

Reaksi yang muncul yaitu:

  • Pembengkakan di wajah
  • Tubuh menggigil
  • Kesulitan bernapas
  • Jantung berdegup kencang

Selain itu, beberapa orang bisa pingsan setelah menjalani vaksin. Untuk mengatasinya, berbaringlah selama 15 menit setelah melakukan imunisasi hepatitis A. 

Cara ini bisa membantu untuk mencegah pingsan dan terluka akibat terjatuh. Beritahu dokter bila mengalami pusing, pandangan kabur, atau telinga mendengung.

Namun hal yang harus diingat adalah efek samping anak yang tidak diimunisasi atau anak terlambat imunisasi lebih besar dibanding yang mendapat vaksin. Maka, penting untuk orangtua memberikan pencegahan agar si kecil tidak tertular dan menyebarkan penyakit berbahaya.

Itulah tadi informasi dari daftar joker123 mengenai Vaksin Hepatitis A pada Anak, Ini Manfaat dan Jadwalnya oleh - layanandokter.xyz dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Monday, July 27, 2020
no image

New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan oleh - layanandokter.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.22″ transparent_background=”off” make_fullwidth=”off” use_custom_width=”on” width_unit=”on” custom_width_px=”700px”][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” max_width=”700px” make_fullwidth=”off” use_custom_width=”on” width_unit=”on” custom_width_px=”700px”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_post_title comments=”off” _builder_version=”3.0.87″ hover_enabled=”0″ parallax_effect=”off” use_border_color=”off” border_color=”#ffffff” border_style=”solid”][/et_pb_post_title][et_pb_text _builder_version=”4.4.7″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” hover_enabled=”0″ z_index_tablet=”500″ use_border_color=”off”]

New Normal, Indonesia akan bersiap menuju fase new normal life atau kehidupan normal yang baru dalam menghadapi Virus Corona (covid-19), WHO menekankan skenario pencegahan penularan, langkah-langkah inti kesehatan masyarakat harus tetap diterapkan, Penting bagi masyarakat dan seluruh kalangan untuk tetap memperhatikan dan mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19.

Untuk persiapan new normal corona, Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga telah menyusun protokol kesehatan. Selain menaati aturan untuk selalu mencuci tangan, baik menggunakan sabun maupun hand sanitizer, juga ditekankan pentingnya menjaga jarak sosial dan fisik, physical distancing.

Karena itu, masyarakat harus mulai membiasakan hidup seperti biasa berdampingan dengan virus corona penyebab Covid-19, tentunya dengan protokol kesehatan yang harus diikuti agar tak turut terjangkit.

Mulai dari memperbanyak interaksi melalui online, pembayaran secara digital, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan lain sebagainya. berikut ini sejumlah tips untuk menjalani hidup aman di tengah pandemic covid-19

Tips menjaga kesehatan selama new normal

  1. Tetap gunakan masker ketika bepergian keluar rumah

Tetap mengenakan masker saat bepergian keluar rumah. Ini sesuai dengan saran dari Centers for Disease Control and Prevention, lembaga kesehatan AS, yang mengatakan bahwa kita perlu mengenakan masker kain di ruang publik. Terutama, bila kita pergi ke tempat yang cukup dipadati dengan orang. Misal, ketika Anda pergi ke toko obat, supermarket, maupun tempat lainnya. Dengan mengenakan masker, kita diharapkan dapat memperlambat dan mencegah penyebaran virus dari satu orang ke orang lainnya.

Selain itu, penggunaan masker ini juga perlu dibarengi dengan upaya social distancing yang baik. Saat pergi ke tempat umum, pastikan Anda tetap berusaha menjaga jarak dengan orang lain dan tak melakukan kontak dalam jarak dekat, kecuali memang diperlukan.

  1. Bawa hand sanitizer ke mana pun Anda pergi

menghadapi new normal nanti, kita akan lebih sering berada di luar rumah. Otomatis, ini berarti kita takkan bisa selalu mencuci tangan dengan sabun, setelah menyentuh atau memegang permukaan benda tertentu.

Oleh karena itu, pastikan untuk membawa hand sanitizer dengan kandungan alkohol 70 persen ke mana pun Anda pergi. Pastikan untuk membersihkan tangan Anda menggunakan hand sanitizer ini, setiap akan beraktivitas atau setelah selesai melakukan sesuatu.

  1. Bersihkan permukaan barang yang Anda sentuh dengan disinfektan

sering-seringlah untuk  membersihkan permukaan barang yang Anda sentuh dengan disinfektan. Misal, dengan membersihkan ponsel, dompet, maupun kantong belanjaan yang sering Anda gunakan. Selain itu, Anda juga perlu membersihkan permukaan benda lainnya, seperti meja kerja atau kursi yang biasa diduduki. Dengan demikian, Anda diharapkan dapat semakin mengurangi risiko terpapar virus COVID-19.

Sejauh ini, ada beberapa jenis disinfektan yang bisa kita gunakan. Pertama, alkohol berkadar 70 persen yang bisa disemprotkan ke permukaan barang-barang yang sering digunakan. Kedua, kita juga bisa menggunakan disinfektan lain, seperti yang dibuat menggunakan campuran larutan bayclin dan air.

  1. Hindari berkumpul di tempat ramai

Selain itu, yang tak kalah penting adalah menghindari berkerumun di tempat ramai. Ketika new normal telah berlaku, kita mungkin akan bisa kembali mengunjungi mal atau berkumpul di tempat umum lainnya. Namun, ada baiknya bila kita tetap tidak melakukan hal ini, kecuali memang benar-benar perlu. Sebab, kita tidak pernah benar-benar mengetahui kondisi kesehatan orang yang kita temui. Daripada mengambil risiko, lebih baik kita tetap berdiam di rumah dan menjaga diri, kecuali saat terpaksa.

  1. Bawa peralatan Anda sendiri

Anggaplah anda seorang pegawai kantoran yang akan mulai menghabiskan waktu di tempat kerja dalam periode new normal. Sebaiknya, anda mempertimbangkan untuk membawa peralatan sendiri. Ini termasuk dengan membawa alat makan, tempat minum, hingga mukena dan sajadah.  Meski kita tidak perlu sampai bersikap paranoid, ada baiknya kita menerapkan hal-hal seperti ini, demi mengurangi risiko terpapar virus.

  1. Usahakan untuk berbelanja dengan metode cashless

Seperti dilansir CNET, dalam masa pandemi seperti ini, ada baiknya bila kita beralih ke metode cashless saat berbelanja. Sebisa mungkin, hindari menggunakan uang tunai, karena uang itu mungkin sudah dipegang oleh banyak orang. Sekalipun harus berbelanja dengan menggunakan uang tunai, ingatlah untuk membersihkan tangan Anda dengan sabun atau hand sanitizer setelah menyentuh uang tersebut.

Menjaga Berat Badan

  1. Jalani gaya hidup sehat dan manfaatkan teknologi digital

Terakhir, yang tak kalah penting adalah menjaga kondisi tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat. Ini termasuk dengan menjaga pola tidur, mengkonsumsi makanan bergizi, berolahraga, hingga menghindari stres. Hindari pula aktivitas yang membuat tubuh terlalu lelah, karena kita lebih mudah terpapar penyakit dalam kondisi tersebut. Bila diperlukan, kita juga bisa menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi suplemen atau vitamin tertentu.

Memanfaatkan teknologi kesehatan yang berkembang saat ini adalah hal terbaik untuk memonitor progress Kesehatan baik gula darah ataupun tekanan darah yang bisa di lakukan dari rumah dan di mana saja.

Aplikasi +hubsehat bisa membantu memonitor progress dan grafik gula darah, tekanan darah ataupun Riwayat Kesehatan yang telah Disimpan semua hasil tes, lab dan medical record yang telah disimpan dalam aplikasi +hubsehat bisa membantu untuk dengan cepat mengambil tindakan dan berkonsultasi dengan dokter pribadinya, ataupun jika di butuhkan bisa menggunakan fitur second opinion saat kondisi sekarang ini yang tidak memungkinkan untuk traveling.

Aplikasi +hubsehat sebagai Rekam medis elektronik (EMR) memudahkan orang dengan dalam memonitor dan mengkontrol kadar gula darah kapan dan dimana saja, hadir di beberapa platform populer seperti Android, IOS dan WEB base menjadi solusi dalam mengelola Kesehatan.

Source :

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Itulah tadi informasi dari daftar poker pulsa mengenai New Normal, Protokol dan Tips Menjaga Kesehatan oleh - layanandokter.xyz dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Saturday, July 25, 2020
no image

Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan oleh - layanandokter.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh University of Oxford, Inggris berhasil memicu terbentuknya antibodi dan sel-T pada peserta uji klinis. Antibodi dan sel-T adalah bala tentara dalam tubuh yang mampu mendeteksi dan melawan virus jahat yang akan menginfeksi organ tubuh.

Penelitian ini masih belum selesai dan harus dilanjutkan ke tahap uji klinis selanjutnya, tapi pemerintah Inggris percaya vaksin ini akan berhasil melewati 2 tahapan uji klinis selanjutnya. Mereka bahkan telah memesan 100 juta dosis vaksin. 

Perkembangan vaksin COVID-19 dari Oxford

Vaksin covid-19 oxford

Peneliti University of Oxford berkolaborasi dengan perusahaan “Astrazeneca” telah merilis hasil uji klinis vaksin COVID-19 fase 1/2 di The Lancet pada Senin (20/7). 

Hasilnya, vaksin Oxford ini merespons sel-T dalam waktu 14 hari dan merespons antibodi dalam waktu 28 hari. Antibodi dan sel-T ini terbentuk pada sebagian besar peserta setelah disuntikkan vaksin satu kali dan pada semua peserta setelah suntikan kedua.

Antibodi adalah protein kecil yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh dan menempel pada permukaan virus. Antibodi ini dapat menetralisir atau menonaktifkan virus yang membahayakan tubuh. Sedangkan sel-T adalah sejenis darah putih yang bisa mengidentifikasi sel tubuh yang telah terinfeksi virus dan menghancurkannya.

“Sistem kekebalan tubuh mempunyai dua cara untuk menemukan dan menyerang patogen (virus) yakni respons antibodi dan sel-T. Vaksin ini dimaksudkan untuk membentuk keduanya, sehingga dapat menyerang virus yang beredar di dalam tubuh, serta menyerang sel yang telah terinfeksi,” ujar ketua peneliti Dr. Andrew Pollard.

Dari penelitian ini, diharapkan sistem kekebalan dapat “mengingat” virus, sehingga vaksin Oxford tersebut akan melindungi orang untuk jangka waktu yang lama.

“Namun, kami perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan bahwa vaksin melindungi secara efektif terhadap infeksi SARS-CoV-2, dan untuk berapa lama perlindungan berlangsung,” lanjutnya.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

95,418

Terkonfirmasi

53,945

Sembuh

4,665

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Langkah uji klinis selanjutnya sampai vaksin siap diproduksi

Vaksin untuk kanker covid-19 oxford

Sejauh ini hasil uji klinis terbilang menjanjikan. Tapi masih dibutuhkan uji klinis lanjutan untuk memastikan vaksin ini cukup aman untuk diberikan kepada semua orang. 

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk dapat memastikan apakah vaksin kami akan membantu penanganan pandemi COVID-19,” Profesor Sarah Gilbert, peneliti dari University of Oxford.

Saat ini belum jelas seberapa efektif kinerja vaksin pada orang yang lebih tua dan orang dengan penyakit penyerta. 

Uji vaksin yang disebut “ChAdOx1 nCoV-19” ini melibatkan 1.077 peserta berusia 18 hingga 55 tahun. Pengujian dilakukan di lima rumah sakit di Inggris sejak April hingga akhir Mei 2020.

Studi ini juga belum dapat menunjukkan apakah vaksin Oxford dapat mencegah orang menjadi sakit atau mengurangi gejala infeksi COVID-19. 

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit Amerika (CDC), uji klinis pada vaksin diwajibkan melalui 3 fase uji. Fase 1 biasanya mempelajari sejumlah kecil orang untuk mengetahui apakah vaksin tersebut aman dan memunculkan respons antibodi.

Jalan Panjang Indonesia dalam Membuat Vaksin COVID-19

Pada fase 2, studi diperluas dan vaksin diberikan kepada orang-orang yang memiliki karakteristik seperti usia dan kesehatan fisik mirip dengan orang yang menjadi sasaran infeksi. Fase ketiga dilakukan kepada sejumlah besar orang untuk diuji ulang kemanjuran, keamanan, dan keselamatan peserta uji.

Selanjutnya, peneliti akan melakukan uji klinis tahap selanjutnya pada lebih dari 10.000 orang peserta di Inggris. Penelitian juga akan diperluas ke negara lain di luar Inggris, karena di Inggris tidak memiliki cukup banyak kasus penularan COVID-19. 

Cara paling efektif dalam uji klinis lanjutan adalah dengan mengujinya di zona merah atau wilayah dengan angka penularan yang tinggi.

Rencananya uji klinis pada vaksin ini akan dilakukan besar-besaran, melibatkan 30.000 orang di Amerika Serikat, 2.000 orang di Afrika Selatan, dan 5.000 orang di Brasil.

Peneliti Oxford juga akan melakukan uji tantang, yakni peserta yang telah disuntikkan vaksin dengan sengaja ditularkan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Namun masih ada masalah etik karena kurangnya penanganan medis pada pasien COVID-19. 

Kapan vaksin akan siap digunakan?

vaksin pneumonia

Peneliti mengatakan jika lolos semua uji klinis, vaksin COVID-19 Oxford ini paling cepat akan siap diproduksi pada awal September 2020. Perusahaan AstraZeneca mematok target siap memproduksi vaksin secara masal pada akhir 2020. 

Perusahaan juga telah meneken perjanjian kerjasama dengan berbagai negara untuk memastikan mereka mendapatkan vaksin dengan dosis yang cukup. 

Selain Astrazeneca, ada beberapa perusahaan lain yang juga sedang bekerjasama dengan lembaga yang sedang mengembangkan vaksin. Mayoritas dari mereka juga mematok target menyelesaikan dan lolos uji pada akhir tahun dan selesai produksi di awal tahun 2021. 

Menurut data organisasi kesehatan dunia (WHO), setidaknya ada calon vaksin COVID-19 yang saat ini dalam proses uji klinis di seluruh dunia.  Di antaranya vaksin COVID-19 Moderna (Amerika Serikat) dan Sinovac Biotech (China) yang berencana bekerjasama dengan Bio Farma Indonesia dalam uji klinis fase 3.

Itulah tadi informasi dari poker online mengenai Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan oleh - layanandokter.xyz dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sunday, July 19, 2020
no image

Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - layanandokter.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Penyakit bronkitis merupakan peradangan pada saluran pernapasan yang membawa udara dari dan menuju paru-paru. Bronkitis dapat bersifat akut atau kronis, yang bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mengetahui penyebabnya secara pasti dapat membantu Anda mendapatkan pengobatan bronkitis yang tepat dan terhindar dari komplikasi bronkitis. Simak ulasan tentang apa penyebab penyakit bronkitis di bawah ini.

Apa penyebab penyakit bronkitis?

Jika Anda mengidap penyakit bronkitis, sel-sel yang melapisi bronkus menjadi terinfeksi. Infeksi biasanya dimulai di hidung atau tenggorokan, kemudian berlanjut ke saluran bronkial.

Ketika tubuh mencoba melawan infeksi, tabung bronkial akan membengkak. Inilah yang kemudian menyebabkan Anda batuk berdahak, atau terkadang batuk kering.

Pembengkakan itu kemudian mempersempit saluran pernapasan Anda. Akibatnya, aliran udara jadi terhambat. Akhirnya, muncullah gejala bronkitis, seperti mengi (napas berbunyi ngik-ngik), sesak dada, dan sesak napas.

Penyebab bronkitis dapat dijelaskan berdasarkan jenisnya, yaitu akut dan kronis. Simak penjelasannya berikut ini.

Bronkitis akut

Bronkitis akut merupakan peradangan pada selaput saluran bronkial yang terjadi dalam waktu singkat. Penyebab bronkitis ini biasanya terjadi karena infeksi virus dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Penyakit bronkitis akut biasanya jarang disebabkan oleh infeksi bakteri. Virus yang umumnya menyebabkan bronkitis akut adalah:

  • Rhinovirus
  • Enterovirus
  • Influenza A dan B
  • Parainfluenza
  • Coronavirus
  • Metapneumovirus manusia
  • Virus syncytial pernapasan

Sekitar 95% bronkitis akut pada orang dewasa sehat berasal dari virus. Namun, beberapa kasus bronkitis menunjukkan bahwa alergi, iritasi, dan bakteri juga bisa menjadi penyebabnya. Iritasi yang dimaksud biasanya terjadi karena menghirup asap, udara tercemar, debu, dan lainya.

Dikutip dari American Family Physician, hanya 1-10% kasus bronkitis akut disebabkan oleh bakteri. Meski langka, berikut adalah jenis-jenis bakteri yang menjadi penyebab penyakit bronkitis akut:

  • Mycoplasma pneumoniae
  • Chlamydophila pneumoniae
  • Bordetella pertussis  

Bronkitis akut merupakan penyakit menular. Itu sebabnya, setiap kali Anda mulai batuk, penting untuk menutup hidung dan mulut Anda dengan siku atau sapu tangan, alias menjalankan etika batuk.

Anda juga sebaiknya menghindari memegang wajah serta rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Hal ini lantaran virus dan bakteri penyebab bronkitis akut dapat menyebar melalui sentuhan (seperti jabat tangan) serta dengan mencemari udara yang dihirup orang lain.

Bronkitis kronis

gejala bronkitis kronis adalah

Kebalikan dari akut, bronkitis kronis merupakan peradangan yang berlangsung lebih dari 3 bulan dalam kurun waktu 2 tahun. Kondisi ini dapat berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Peradangan terus terjadi dan menyebabkan munculnya lendir, sel-sel yang meradang, dan saluran yang menyempit atau kaku.

Hal itu membuat Anda sulit bernapas. Bronkitis kronis sering dianggap menjadi bagian dari kondisi serius yang disebut penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). 

Ada banyak penyebab bronkitis kronis, tetapi penyebab paling utama adalah paparan asap rokok, baik merokok aktif atau pun pasif. Iritasi yang Anda hirup ke saluran pernapasan, seperti kabut asap, polusi industri, dan bahan kimia beracun juga dapat menyebabkan bronkitis kronis.

Apa saja faktor risiko penyebab bronkitis?

Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis:

1. Merokok

dampak merokok pada sakit PPOK

Orang yang merokok atau tinggal berdekatan dengan perokok mempunyai risiko lebih tinggi untuk memiliki kena bronkitis akut ataupun kronis. Merokok memang jadi penyebab bronkitis yang paling sering. Namun, bronkitis juga bisa saja terjadi pada mereka yang tidak merokok

Dikutip dari US department of Health and Human Services, wanita yang merokok mungkin lebih berisiko terkena bronkitis daripada pria perokok. Mereka yang berusia lebih tua dan sering terkena asap rokok juga memiliki risiko tinggi terkena bronkitis.

Jurnal yang diterbitkan oleh Respiratory Medicine menyebutkan bahwa sebanyak 50% perokok menunjukkan gejala bronkitis kronis. Satu dari lima di antaranya terkena PPOK. Pada orang yang berhenti merokok, risiko penyebab bronkitis kronis dan PPOK dapat menurun dalam 10 tahun, hingga seperti orang yang tidak merokok.

2. Mengonsumsi alkohol

Selain merokok, faktor lain yang dapat menjadi penyebab bronkitis adalah mengonsumsi alkohol. Minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko Anda terkena bronkitis dan merusak fungsi paru-paru secara umum.

Penyalahgunaan alkohol juga dapat meningkatkan risiko dua kali lipat Anda terkena bronkitis.

Menguak Segudang Efek Buruk Alkohol Pada Tubuh

3. Status sosial ekonomi yang rendah

Jurnal yang dipublikasikan US Department of Health and Human Services menyebutkan bronkitis dan batuk yang tak kunjung sembuh sangat berkaitan dengan merokok, konsumsi alkohol, dan status sosial ekonomi yang buruk.

Sementara itu, European Respiratory Journal juga pernah menerbitkan penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan terhadap risiko terkena bronkitis. Penelitian itu menyebutkan bahwa tingkat pendidikan yang lebih rendah menciptakan peningkatan risiko terkena bronkitis kronis.

Efek kemiskinan yang memengaruhi status gizi juga terbukti meningkatkan risiko terhadap infeksi dan perkembangan penyakit paru-paru, termasuk, bronkitis, pada bayi dan anak-anak. 

4. Sistem kekebalan tubuh lemah

Sistem kekebalan tubuh yang lemah mungkin disebabkan oleh penyakit akut lainnya, seperti pilek atau kondisi kronis yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Orang lanjut usia, bayi, dan anak kecil berisiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi, termasuk bronkitis.

American Lung Association menyebut bahwa sistem kekebalan tubuh Anda dapat mengatasi infeksi yang menyebabkan bronkitis. Namun, sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi akut lainnya dapat menghambat proses alami tersebut.

5. Lingkungan dengan kualitas udara yang buruk

Dampak dari polusi udara pada kebahagiaan

Anda memiliki risiko yang lebih besar kena bronkitis jika bekerja pada lingkungan yang dapat mengiritasi paru-paru Anda, seperti pengolahan biji-bijian, tekstil, atau zat kimia lainnya.

Menghirup hidrogen sulfida dapat memengaruhi pernapasan bagian bawah dengan menimbulkan gejala berupa batuk, sesak napas, hingga perdarahan bronkial atau paru-paru. Pada konsentrasi yang lebih tinggi, bahan kimia tersebut dapat menyebabkan bronkitis dan penumpukan cairan di paru-paru.

Penelitian di Finlandia yang dijabarkan Respiratory Medicine menyebutkan bahwa bronkitis kronis tiga kali lebih banyak terjadi pada petani, meski mereka tidak terlalu ketergantungan terhadap merokok. Angka kejadian bronkitis kronis juga lebih tinggi pada orang-orang yang bekerja di peternakan hewan daripada di peternakan gandum.

6. Refluks asam lambung

Tak hanya masalah pernapasan, sakit perut akibat refluks asam lambung juga bisa mengiritasi tenggorokan dan membuat Anda lebih berisiko terserang bronkitis. Penyakit GERD juga bisa menjadi salah satu penyebab bronkitis akut ketika asam lambung masuk ke saluran pernapasan.

Segera konsultasikan diri Anda jika mengalami batuk yang tak kunjung membaik selama lebih dari dua minggu dan merasakan adanya cairan pahit di dalam mulut Anda. Gejala tersebut mungkin pertanda Anda mengalami GERD.

7. Tidak melakukan vaksin

Virus influenza merupakan penyebab utama bronkitis akut. Oleh karena itu, mendapatkan vaksin flu tahunan membantu Anda terhindar dari virus tersebut. Beberapa vaksin yang dapat melindungi Anda dari pneumonia mungkin juga membantu pencegahan bronkitis.

Vaksin flu dan vaksin pneumonia direkomendasikan terutama untuk orang dewasa berusia lebih dari 65 tahun, anak-anak berusia di bawah 2 tahun, wanita hamil, serta penghuni perawatan kesehatan jangka panjang.

Itulah tadi informasi dari daftar poker online mengenai Berbagai Penyebab Bronkitis yang Perlu Anda Waspadai oleh - layanandokter.xyz dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Main Post

Quick Message
Press Esc to close