Breaking News
Loading...

Recent Post

Monday, August 17, 2020
no image

LIPI Lakukan UJi Klinis Kandidat Suplemen Herbal COVID-19 oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar LIPI Lakukan UJi Klinis Kandidat Suplemen Herbal COVID-19, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama beberapa perhimpunan dokter sedang melakukan uji klinis pada imunomodulator berupa suplemen herbal untuk penanganan pasien COVID-19. Imunomodulator adalah zat yang dapat memengaruhi sistem imun tubuh (memperkuat atau menekan imun agar tidak bereaksi berlebihan).

Uji klinis ini dilakukan terhadap 90 pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Pengujian suplemen hanyalah satu dari sekian ratus upaya yang tengah dilakukan para ilmuwan untuk melawan Coronavirus penyebab COVID-19. Bagaimana proses dan progres uji klinis suplemen herbal ini di Indonesia? 

Kandidat suplemen herbal COVID-19 

imunomodulator covid-19

Saat ini, kandidat imunomodulator berupa suplemen herbal COVID-19 sedang dalam proses pengetesan terhadap pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet.

"Ini bukan obat yang membunuh virus dalam tubuh, tapi imunomodulator yang fungsinya sama dengan suplemen sebagai peningkat sistem imun untuk membantu melawan virus," jelas Dr. Masteria Yunovilsa Putra kepada Hello Sehat, Jumat (7/8). Masteria adalah dokter di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI selaku Koordinator Kegiatan Uji Klinis Kandidat Immunomodulator 

Saat tubuh terserang virus, sistem kekebalan atau sistem imun menjadi yang pertama dalam melawan virus tersebut. Tubuh yang sakit karena terserang virus menandakan perlawanan yang diberikan sistem imun tubuh telah kalah. Saat inilah imunomodulator berperan mengembalikan kekuatan kekebalan tubuh agar bisa kembali melawan serangan virus. 

Imunomodulator herbal COVID-19 yang sedang dalam proses uji klinis ini adalah kombinasi dua produk jadi yang telah beredar di masyarakat. Kedua imunomodulator ini sudah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai obat herbal terstandar. 

Masteria tidak menyebut merek edarnya, namun ia menjelaskan kandungan herbal dari calon imunomodulator COVID-19 ini. Pertama, suplemen herbal dengan bahan dasar Cordyceps militaris yakni jenis tumbuhan jamur yang memiliki senyawa aktif untuk mengatasi sesak nafas. Kedua, suplemen berasal dari rimpang jahe, meniran, sambiloto, dan daun sembung. 

"Sekarang kami mau mengklaimnya sebagai imunomodulator suplemen COVID-19. Itukan klaim khusus, jadinya harus diujikan," kata Masteria.

Uji klinis imunomodulator herbal pada 90 pasien infeksi Coronavirus

pasien covid-19 mendapatkan uji klinis imunomodulator suplemen covid-19 dari LIPI

Pasien yang menjadi peserta uji adalah pasien COVID-19 berusia 18-50 tahun dengan gejala ringan dan tanpa penyakit penyerta. 

Dari total 90 orang peserta, 72 diantaranya telah selesai diuji pada awal Agustus ini. Peneliti mengatakan seluruh rangkaian uji klinis selesai pada Sabtu (15/8). 

Riset terhadap kandidat imunomodulator COVID-19 ini dilakukan sejak awal Maret oleh tim peneliti LIPI, Universitas Gadjah Mada, dan PT. Kalbe Farma Tbk. 

Para peneliti melakukan kajian ilmiah terhadap bahan herbal asli Indonesia yang memiliki bahan aktif untuk meningkatkan sistem kekebalan.

Setelah menentukan dan memilih dua kombinasi suplemen herbal, tim peneliti memilih Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet sebagai lokasi uji. Hal ini karena kriteria inklusi pasien yang dirawat di sana sesuai dengan sasaran uji. 

Dalam proses uji klinis ini, penelitian terdiri dari tim peneliti LIPI, Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, dan tim dokter Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran.

"Kami harap imunomodulator ini nantinya bukan hanya untuk pasien COVID-19 tapi juga bisa beredar di masyarakat sebagai peningkat imun dan pencegahan COVID-19," ucap Masteria terkait harapannya atas suplemen herbal ini.  

Itulah tadi informasi mengenai LIPI Lakukan UJi Klinis Kandidat Suplemen Herbal COVID-19 dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Wednesday, August 12, 2020
no image

Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki tubuh yang bugar hingga lanjut usia merupakan harapan dan impian sebagian besar orang. Seiring dengan bertambahnya usia, perubahan pada fungsi dan ketahanan tubuh sepertinya sulit untuk dihindari, tetapi hal ini sebenarnya dapat diantisipasi. Salah satu kunci agar bisa lansia tetap bugar adalah dengan menjalani dan menikmati hidup dalam jalur yang tepat yaitu dengan gaya hidup sehat.

Kebugaran penting agar lansia agar bisa menikmati hidup

Dikutip dari jurnal yang diterbitkan tahun 2019, "Kesehatan merupakan bagian paling penting dari sebuah kualitas hidup, sisanya hanya sebagai tambahan saja."

Anggapan kesehatan untuk lansia biasanya ditentukan dari kebugaran dan kemampuan untuk tetap aktif atau dari gangguan kesehatan fisik, mental, dan kemampuan kognitif. Oleh karena itu, kebugaran merupakan kunci utama bagi lansia agar dapat menikmati hidup.

Kebugaran berhubungan erat dengan kondisi fisik yang prima. Beberapa hal yang bisa menggambarkan tubuh yang bugar seperti tulang yang kuat, stamina tetap terjaga, hingga tidak memiliki masalah persendian yang dapat membatasi ruang gerak.

Dengan kondisi fisik yang masih bugar di usia lanjut, Anda dapat lebih banyak melakukan berbagai kegiatan tanpa mengalami masalah kesehatan. Misalnya, lansia dapat menghabiskan waktu dengan berlibur, bermain dengan keluarga, dan menggeluti hobi yang digemari. Hal tersebut termasuk cara untuk menikmati hidup.

Selain itu, kesehatan mental berperan juga dalam kesehatan dan kebugaran lansia. Dilansir dari Mental Health America, kebahagian merupakan bagian penting dari kesehatan. Kesehatan mental yang terganggu dapat mudah menyebabkan stres, depresi, dan gangguan mental lain. Jika dialami dalam jangka panjang, gangguan jiwa ini merupakan salah satu faktor risiko dari berbagai jenis penyakit, misalnya jantung, obesitas, dan gangguan pencernaan.

Orang yang bahagia tak hanya dapat menikmati hidup, tetapi juga dapat memperpanjang umur. Hal ini dibuktikan oleh jurnal terbitan U.S. National Library of Medicine tahun 2015 berjudul Social Science & Medicine. 

Penelitian ini menemukan, kelompok yang dilaporkan "sangat bahagia" memiliki risiko kematian paling rendah. Jumlah ini lebih rendah 6% dibanding kelompok yang "cukup bahagia" dan 14% lebih rendah dari yang "tidak bahagia."

Saat berbahagia, lansia akan lebih bersemangat melakukan berbagai aktivitas. Hal ini, secara langsung dan tidak langsung, dapat membantu meningkatkan kebugaran karena mereka tetap aktif bergerak dan mengurangi risiko gangguan kesehatan. Lansia pun dapat menjalani hari yang menyenangkan.

Apa yang dapat dilakukan lansia agar dapat menikmati hidup dan tetap bugar?

Lansia perlu menerapkan gaya hidup sehat yang mencakup kondisi kesehatan fisik dan mental. Untuk menerapkan hal ini, berikut beberapa cara dan tips yang diharapkan dapat membantu lansia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Memiliki hobi dan lingkungan terdekat yang nyaman

Situasi di tengah Pandemi Covid-19 mengharuskan semua orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Saat ini penting bagi lansia untuk mencari dan melakukan berbagai kegiatan yang digemari atau hobi agar tetap menstimulasi otak untuk bekerja. Beberapa kegiatan untuk menghabiskan waktu di rumah, seperti mulai berkebun, olahraga ringan dengan berjalan kaki, dan melukis.

Bahkan, penelitian menunjukkan dengan memiliki hewan peliharaan pun dapat membantu meningkatkan kebahagiaan. Lansia dapat memelihara kucing atau burung kenari yang mudah dirawat. Selain itu, lingkungan sekitar rumah yang menyenangkan dan nyaman tak kalah penting. 

Memperhatikan asupan makanan

Menikmati hidup bukan berarti dapat makan dengan seenaknya. Hal sebenarnya berlaku untuk semua kalangan usia, tetapi ditekankan untuk lansia.

Pola makan sehat artinya mengonsumsi makanan seimbang. Dilansir dari laman resmi U.S. Department of Health and Human Services, berikut beberapa tips dalam mengatur asupan makanan.

  • Mengutamakan makanan tinggi serat seperti roti gandum, sayuran hijau pekat (seperti bayam dan brokoli), serta buah-buahan.
  • Mengurangi atau menghindari gorengan. Pilih hidangan yang diolah dengan cara dipanggang, kukus, atau rebus.
  • Menambah asupan pelengkap nutrisi seperti susu fortifikasi. Pilih susu yang memiliki kandungan lengkap misalnya seperti vitamin D, prebiotik dan probiotik, kalsium serta protein–terutama yang bermanfaat bagi lansia yaitu protein whey.
  • Pastikan untuk selalu menjaga kadar air dalam tubuh.

Rutin bergerak dan beraktivitas fisik

Berbagai manfaat kesehatan dari rutin beraktivitas fisik adalah:

  • Membantu meningkatkan kualitas tidur,
  • Meningkatkan selera makan
  • Mengurangi risiko penyakit jantung
  • Meningkatkan kebugaran, kekuatan, dan keseimbangan tubuh.

Jika sudah lama tidak olahraga, mulai dengan latihan atau gerakan ringan dan berangsur menambah tingkat kesulitan setiap kali berolahraga.

Australian Physical Activity Guidelines mendorong lansia untuk melakukan olahraga dengan intensitas sedang setidaknya 30 menit setiap hari. Tidak perlu langsung berolahraga selama 30 menit, lakukan secara bertahap seperti tiga kali sehari selama 10 menit. Jenis olahraga yang dapat dilakukan lansia seperti jalan santai, bersepeda, senam, atau jogging.

Lansia perlu menikmati gaya hidup sehat agar tubuh tetap bugar. Asupan makanan bergizi, kesehatan mental, dan fisik merupakan kunci utama. Kondisi fisik yang bugar berdampak positif pada kesehatan karena mampu menurunkan berbagai risiko kesehatan dan dapat memperpanjang usia.

Itulah tadi informasi mengenai Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Thursday, August 6, 2020
no image

Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.xyz

Halo sahabat selamat datang di website layanandokter.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Mencegah infeksi saluran kemih atau ISK tentu dapat dilakukan dengan cara mudah dan murah dibandingkan harus mengobatinya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan gaya hidup sehat. Beberapa makanan, seperti buah cranberry, juga dapat membantu Anda untuk menghindari dampak lanjut yang lebih buruk dari ISK.

Cara mudah mencegah infeksi saluran kemih

Ada beberapa kebiasaan yang tanpa Anda sadari dapat meningkatkan risiko ISK seperti sering menahan buang air kecil dapat memperbesar kemungkinan perkembangan bakteri penyebab ISK. Selain itu, membersihkan organ intim asal-asalan juga berperan dalam penyebaran bakteri sehingga berdampak pada ISK.

Bila tidak ingin infeksi saluran kencing terjadi, beberapa cara berikut dapat membantu Anda untuk mencegah infeksi saluran kemih.

1. Minum banyak air putih

Selain menghindarkan Anda dari dehidrasi, minum 8 gelas air putih setiap hari juga menjadi salah satu cara mudah untuk mencegah perkembangan bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Minum banyak air akan “membilas” saluran kandung kemih dan mengeluarkannya melalui urine. Dengan begitu, peluang bakteri untuk menempel dan berkembang biak pada dinding saluran kemih akan lebih kecil dan Anda terhindar dari ISK.

Minum air putih juga baik untuk Anda yang sering terkena ISK berulang kali. Hal ini dikatakan oleh peneliti University of Miami Miller School of Medicine, Dr. Thomas M. Hooton, bahwa memenuhi kebutuhan cairan akan menghindari Anda dari risiko infeksi saluran kemih yang kambuh lagi.

2. Tidak menahan buang air kecil

merinding saat buang air kecil

Menahan buang air kecil memang menjadi salah satu penyebab Anda mengalami ISK. Itu sebabnya, tidak menunda waktu buang air kecil merupakan cara mudah untuk mencegah infeksi saluran kemih.

Kebiasaan menunda buang air kecil akan membuat bakteri lebih tertahan lebih lama bersama urine di kandung kemih. Penumpukan ini memungkinkan bakteri berkembang dan menginfeksi saluran kemih.

Nah, buang air kecil berfungsi untuk membersihkan saluran kemih dari bakteri dan dapat mengurangi risiko infeksi. Buang air kecil juga sekaligus membuang limbah hasil metabolisme tubuh yang tidak dibutuhkan.

3. Buang air kecil sebelum dan sesudah seks

Berhubungan seks bisa menjadi salah satu awal mula terjadinya infeksi saluran kemih. Saat penetrasi, penis atau jari dapat mendorong bakteri dari luar vagina untuk masuk ke dalam uretra lalu menjalar ke kandung kemih.

Dengan alasan inilah Anda terutama wanita sangat dianjurkan untuk buang air kecil sebelum dan sesudah bercinta untuk mencegah adanya infeksi pada saluran kemih. Tanpa buang air kecil, bakteri yang baru masuk akan berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

Hindari juga menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom yang mengandung spermisida. Spermisida adalah zat yang berfungsi untuk membunuh sel sperma. Apermisida memberi dampak pada pH vagina yang akan meningkatkan risiko penyakit.

Jika Anda mengalami masalah seperti vagina yang kering, Anda bisa menggunakan lubrikan yang berbahan dasar air. Sebelumnya, konsultasikan dahulu ke dokter mengenai alat kontrasepsi yang aman dan cocok.

4. Membersihkan anus dan area genital dengan tepat

bakteri vagina cegah hiv

Selama ini, apakah Anda sudah membersihkan anus setelah BAB dengan tepat? Seperti diketahui, penyebab ISK adalah menyebarnya bakteri E. coli dari anus ke saluran kemih uretra.

Itu sebabnya, cara membilasnya perlu Anda perhatikan dengan benar. Bilaslah anus dengan arah dari depan ke belakang sebagai cara mencegah infeksi saluran kemih. Hal ini untuk mencegah bakteri E. coli pindah dan masuk ke uretra.

Tidak hanya setelah buang air besar, Anda perlu membersihkan area genital usai melakukan hubungan intim. Gunakanlah air hangat untuk membersihkan vagina. Anda juga bisa memakai sabun, asalkan tidak mengandung wewangian. Cara ini bisa menghindari terjadinya peradangan akibat infeksi pada uretra.

5. Senantiasa menjaga kebersihan area kemaluan

Selain membilas area genital dengan tepat, Anda juga harus menjaga kebersihan area genital demi mencegah infeksi saluran kemih, terutama bagi wanita. Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita karena uretra yang lebih pendek dibandingkan pria membuat bakteri lebih cepat masuk.

Ketika menstruasi, gantilah pembalut atau tampon setiap 4-6 jam sekali agar tidak menimbulkan bau dan infeksi dari bakteri. Selain itu, hindari juga pemakaian sabun kewanitaan karena produk ini malah akan membuat pH vagina tidak seimbang sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan ragi (jamur).

Anda juga sebaiknya tidak melakukan douching, sebuah teknik membersihkan bagian dalam vagina dengan menyemprotkan cairan pembersih. Cara membersihkan seperti ini bisa membuat vagina lebih rentan terhadap infeksi.

6. Konsumsi suplemen cranberry

cranberry mencegah infeksi saluran kemih

Ekstrak cranberry juga dapat membantu Anda mencegah infeksi saluran kemih dengan lebih optimal. Dalam sebuah penelitian, buah cranberry terbukti mampu mencegah ISK. Kandungan senyawa polifenol unik yaitu Proanthocyanidins tipe A diketahui dapat melawan bakteri E. coli penyebab ISK.

Senyawa tersebut dapat secara efektif menghalangi bakteri menempel pada jaringan saluran kemih. Antioksidan dalam buah cranberry juga dapat mencegah peradangan akibat infeksi.

7. Pakai celana dalam yang menyerap keringat

Opsi celana dalam juga memegang peran penting dalam mencegah infeksi saluran kemih. Pilihlah celana dalam berbahan katun untuk memberikan ruang sirkulasi udara pada area organ intim.

Pemakaian celana dalam yang berbahan kain sintetis cenderung membuat area organ intim lembap sehingga memudahkan bakteri berkembang yang berpotensi menginfeksi saluran kemih.

Selain itu, jika celana dalam yang dipakai sudah terasa sempit atau ketat, segera ganti dengan yang lebih longgar. Celana dalam terlalu ketat akan menimbulkan kondisi vagina dan pantat yang lembab. Kelembaban inilah yang nantinya menjadi tempat ideal jamur dan bakteri untuk berkembang biak lalu memicu iritasi.

Bisakah mencegah infeksi saluran kemih dengan suntik vaksin?

vaksin pneumonia

Seperti penyakit infeksi pada umumnya, penderita penyakit infeksi saluran kemih harus menjalani pengobatan dengan minum antibiotik. Sayangnya, ada beberapa bakteri penyebab ISK yang telah resisten (kebal) sehingga tak bisa diatasi dengan antibiotik.

Maka dari itu, hal yang lebih ditekankan adalah melakukan segala pencegahan agar tidak terkena penyakit. Selain menerapkan kebiasaan sehat dan bersih, vaksin disebut-sebut dapat menjadi salah satu cara mencegah infeksi saluran kemih.

Vaksin sendiri telah lama digunakan sebagai langkah memberi perlindungan tambahan untuk tubuh dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya. Sequioa Sciences, sebuah perusahaan farmasi yang bergelut dalam penemuan dan pengembangan obat-obatan pun melakukan penelitian khusus untuk persoalan ini.

Ditemukanlah vaksin FIMCH, sebuah vaksin antigen spesifik yang terbuat dari protein adhesi batkeri FimH. Vaksin ini diharapkan dapat membunuh bakteri E. coli penyebab utama ISK pada saluran kemih.

Uji klinis dilakukan pada 67 wanita dengan 30 orang di antaranya memiliki riwayat ISK berulang. Meski kebanyakan menunjukkan respons positif, sayangnya efektivitas vaksin ini belum bisa ditetapkan dan masih membutuhkan penelitian lanjutan.

Vaksin tersebut belum tersedia secara komersial. Itu artinya sampai saat ini Anda harus melakukan melakukan gaya hidup sehat sendiri untuk menjaga kebersihan harian area genital Anda.

Itulah tadi informasi mengenai Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi oleh - layanandokter.xyz dan sekianlah artikel dari kami layanandokter.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Quick Message
Press Esc to close